Lomba Kreasi Masak Mie Instan Tanpa MSG

Natal hadir sebentar lagi, sedihnya tahun ini kita akan merayakannya di rumah saja. Biar nggak galau, yuk ikutan Lomba Kreasi Masak Mie Instan Tanpa MSG!

Syarat & ketentuan:
Follow Instagram @gki_ngagel atau Facebook GKI Ngagel – Page Resmi
Membuat kreasi mie instan (tanpa MSG) dengan tema Natal

Produk yang diminta:
a. Video tutorial (vlog) atau Foto step-by-step (tahap demi tahap) proses memasak – pilih salah 1
> Durasi video maksimal 5 menit, berisi cuplikan proses pengolahan mie instan. Materi yang wajib ada meliputi: pengenalan semua bahan masakan yang digunakan, cara pengolahan secara singkat dan proses penyajian, serta tampilan akhir penyajian. Penjelasan dalam video boleh berupa tulisan atau dengan suara (voice over). Format video landscape.
> Foto step-by-step memfoto setiap proses memasak dengan runtut. Materi yang wajib ada meliputi: pengenalan semua bahan masakan yang digunakan, cara pengolahan tiap bahan dan proses penyajian, serta tampilan akhir penyajian. File foto yang dikirimkan mohon diberi nomer urut sesuai urutan proses memasak. Boleh juga disertai kata-kata seperti dalam buku resep.

b. Foto plating (penyajian) hasil masakan
> Foto plating hasil masakan dibuat sekreatif mungkin, dengan properti aksesoris Natal, dsb.
Kirim semua produk yang diminta ke email iranovia1984@gmail.com atau WA ke nomor 081703722508. Namun kami lebih merekomendasikan untuk dikirim via email untuk mengurangi resiko pengurangan kualitas foto / video.
Unggah foto plating hasil masakan di Facebook atau Instagram pribadi masing-masing (jangan diprivate) dengan mencantumkan tagar #kreasimiegkingagel dan #natal2020kudirumahsaja
Anda diperbolehkan untuk mengunggah semua produk karya Anda. Tetapi penilaian Like terbanyak akan dihitung dari unggahan foto plating saja.

Pendaftaran lomba dibuka tgl 22 November 2020, batas pengumpulan tgl 12 Desember 2020.
Tersedia hadiah menarik utk 3 kategori pemenang:
a. Like terbanyak
b. Foto plating terbaik
c. Video atau foto step-by-step terbaik

Pemenang akan diumumkan pada tgl 20 Desember 2020 di Instagram dan Facebook resmi GKI Ngagel.
Pendaftaran dan info lebih lanjut dapat menghubungi @1ra84


Selamat berkreasi!

Dua kali sudah GKI Ngagel memberikan sembako. Pertama: pada saat hari pertama PSBB berlaku di Surabaya. Kami hentikan pemberian makan siang gratis di titik GKI Ngagel, diganti dengan memberikan sembako. Hari Kamis tanggal 7 Mei 2020 adalah pelayanan kedua. Bersama beberapa pengurus Komisi Dewasa, kami berjumpa dengan beberapa anggota masyarakat. Oh yah pelayanan ini kerjasama dengan Alumni SMA Petra angkatan 1973.

Sebelum berangkat, salah satu peserta dari GKI Ngagel membawa baju ganti dalam tasnya. Kebayang akan hadir di kerumunan. Perasaan yang sama oleh beberapa rekan dewasa muda, ada rasa kuatir jika terjadi keramaian atau kerumunan yang bisa menciptakan kekacauan. Ternyata semua ketakutan tak terjadi. Kami melayani door to door. Pak lurah dan rekan-rekan karang taruna menemani pelayanan kami. Aturan jaga jarak dan memakai masker tetap kami lakukan. Pak Lurah memberikan sejumlah data, kami membagi diri dalam beberapa kelompok yang terdiri dari perwakilan GKI Ngagel dan kelurahan dan karang taruna.

Ketika tiba di salah satu rumah, saya melihat rumahnya nampak bagus. Saya bertanya pada Pak Lurah, “Kenapa mereka pak? Bukankah mereka mampu?” Di situlah saya mendengar langsung. Perekonomian mereka lumpuh total bu. Biarlah kita beri mereka bantuan, karena untuk keluarga seperti ini tak masuk dalam daftar bantuan pemerintah.” Sy bergeming, sembari berkata dalam hati, jika tak turun lapangan mana bisa tahu yang kayak gini.

Tiba2 teringat ada masyarakat desa yang nampak miskin lalu menolak bantuan, bisa jadi karena mereka masih punya lahan untuk bercocok tanam. Masih ada ladang, masih bisa menanam singkong atau sayur. Masyarakat kota yang tidak ada lahan dan tinggal dirumah yang nyaris tak ada halaman? Jika tak dibantu lalu mereka makan apa?

Covid 19 menyisakan banyak penderitaan namun juga menyisakan pencerahan dan cinta kasih. Melihat perjuangan umat manusia yang harus bertahan di tengah pandemi. Saat ini banyak yang pada posisi bertahan. Bertahan hidup satu hari demi satu hari. Tak bisa mengatur strategi lain selain bertahan. Bantuan pemerintah ada, namun tak semua terjangkau. Bisa jadi dana terbatas atau mungkin praktek korupsi terjadi. Entahlah.. namun rakyat tetap butuh makan.

Teman… kalau kamu masih bisa makan, bersyukurlah.. jangan mengeluh karena merasa harus di rumah. Ada banyak orang yang tetap harus berjuang di luar rumah meski resiko tinggi. Bahkan saat anda mungkin punya planing akan kemana saja, atau kuliner apa saja setelah pandemi selesai, ada banyak orang yang bermimpi saja tak berani karena hantaman perekonomian akibat covid19 menghancurkan hidup mereka. Mereka cuma bisa bertahan.

Terima kasih untuk Jemaat dan simpatisan GKI Ngagel yang telah berpartisipasi. Terima kasih untuk Alumni SMA Kristen Petra Angkatan 1973. Terima kasih Tuhan untuk semua kasih karunia-Mu.

Oh yah makan siang gratis masih tetap kami lakukan untuk masyarakat di bantaran rel kereta api dan masyarakat Kalibokor. Sejak 3 April 2020 sampai sekarang kami belum berhenti karena tangan anda masih terulur untuk mereka.

Soli Deo Gloria

– Pdt. Florida Rambu-
Bersama rekan Komisi Dewasa GKI Ngagel.